Friday, August 29, 2008

Luncai terjun dengan labu...Kita berserah pada Allah

*****Untuk orang selain DIA*****

Jika hari ini,
Allah beri kita kekuatan,
Untuk mengharungi dugaan,
Untuk menghadapi kepayahan,

Jika hari ini,
Allah bagi kita ilmu,
Kita berjaya menguasai ilmu,
Kita selalu mengamalkan ilmu,

Jika hari ini,
Allah bagi kita taat,
Kita jadi ahli ibadat,
Kita berkorban untuk ummat.

Jika hari ini,
Allah bagi kita kefahaman,
Kehendak Allah kita turutkan,
Untuk kita jadikan bekalan.

Adakah,
Semua kurniaan Allah itu menjadi lesen,
Untuk kita memperlekehkan orang yang belum dapat sense?
Melihat dengan jelik orang yang salah, lebih rendah dari nilai satu sen?

Adakah,
Kita sekarang sudah boleh menghina,
Memandang rendah orang yang bersalah,
Tanpa sedikit rasa simpati,
Macam kita tak pernah buat salah?

Hari ini hari dia.....
Hari ini memang hari dia...
Jangan kita leka dengan hari dia....
Bila tiba masanya hari kita...?
Tak nak bukan?

Pandanglah orang bersalah dengan rasa ihsan,
Jika kita mahukan pandangan yang sama dari Tuhan,
Terhadap diri kita yang berdosa sehari harian.
Kita juga pesalah bukan?
Simpati la sikit kawannn...

Ingatlah..
Manusia itu berakhlak hamba, dan hamba itu pada dasarnya tidak punya apa.
Kebijakan kita mengurus, mentadbir, mengatur, menimba ilmu, mengamalkan ilmu, bukanlah hak mutlak kita.
Kadang kala bila hidup kita tampak 'sempurna', akan Allah uji kita dengan berjumpa orang yang tidak 'sempurna',
Kala itu, janganlah kita memandang rendah, menghina, dan mengutuk,
mereka yang tidak bijak dan tidak sempurna.
Itu adalah ujian buat mereka, dan juga buat kita yang berhadapan dengan mereka.

*******************************************************************

*****Untuk DIA*****

Jika hari ini,
Kita diuji dengan kehidupan sementara,
Adakah kita perlu mengalirkan air mata?
Mungkin seketika, namun janganlah berburuk sangka,
Ujian dari Allah hanyalah utk mematangkan kita,
Juga sebagai penebus dosa.



Jika hari ini,
Orang mengata dan terus mengata,
Kita memendam rasa, menjeruk cuka,
Namun tidakkah kau terasa?
Itu hanya mendekatkan kita dengan yang Esa,
Baru kita kenal diri kita,

Baru kita kenal kawan/lawan sejati kita,

Jika hari ini,
Dek kesalahan kita, ramai yang menuding
Ramai yang pandai komen, namun kita seorang yang tertungging,
Janganlah kita bermasam muka berjeling-jeling,
Kepada mereka yang tak understanding,
Nanti pahala sabar yang kita boleh dapat bertukar jadi dosa kering.

Jika hari ini,
Kita dihukum dosa lalu,
Kita dikifarahkan dengan perbuatan dulu,
Sedih tahap manakah kita perlu?
Bukankah itu seperti ubat sesudu,
Yang pahit tetapi Insha Allah direstu.


Ingatlah..
Manusia itu berakhlak hamba, dan hamba itu pada dasarnya tidak punya apa.
Semua datang dari Allah, bukan kebetulan.
Terimalah dugaan dan serahlah diri pada Tuhan,
Lagi dan lagi, agar kita tidak mudah dilekakan syaitan,
Tugas kita hanya taat tuntutan,
Apa yang datang diterima dengan penuh redha dan kesabaran.

Masalah kita, Kelemahan kita, Kebodohan kita, dan Kesabaran kita........
Hanya kita yang tanggung, hanya kita yang tahu....
Biarkan..mereka dengan labu-labu ......

Biarkan....

Kepada Allah kita sandarkan harapan....
"Aku ialah apa yang kamu sangkakan"......

No comments: